Schopenhauer: Falsafah Penderitaan Dari Jerman

schopenhauer04

Ini catatan untuk Tarmizi: Tentang Schopenhauer, yang kita harus ingat satu kata kunci: Vorstellung.

Schopenhauer (1788-1860) adalah anak tuan tanah, di kota Danzig. Tentu, keluarganya kaya-raya. Ayahnya memang ingin Schopenhauer menjadi sepertinya. Menjadi saudagar besar. Punya harta, punya keselesaan. Hidup damai. Tenteram. Memang, mula-mula Schopenhauer cuba menuruti kehendak ayahnya ini, meski Schopenhauer tak senang dengan kehendak tersebut. Lebih-lebih lagi, Schopenhauer merasakan kesaudagaran bukan tempat baginya. Namun, saatnya ayahnya meninggal, Schopenhauer merasa terpukul sekali, kerana ayahnya tetap saja merupakan kechentaan besar baginya. Continue reading